Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Mei 2010

Nabi Muhammad, Pribadimu Sungguh Menawan


Siapa di antara Anda yang membaca akhlak Nabi Muhammad saw., kemudian jiwanya tidak larut, matanya tidak berlinangan dan hatinya tidak bergetar? Siapa di antara Anda yang mampu menahan emosionalnya ketika membaca biografi seorang yang sangat dermawan, mulia, lembut dan tawadhu’? Siapa yang mengkaji sirah hidup beliau yang agung, perangai yang mulia dan akhlak yang terpuji, kemudian dia tidak menangis, sembari berikrar, “Saya bersaksi bahwa Engkau adalah utusan Allah.”?

Duhai, kiranya kita mampu melaksanakan cara hidup, cinta dan akhlak yang mulia dari teladan mulia ini dalam kehidupan, perilaku dan mentalitas kita. Kita bergaul dengan orang lain, sebagaimana Nabi Muhammad saw. memperlakukan musuh-musuhnya.

Beliau bersabda,
قال: «إن الله أمرني أن أصل من قطعني، وأن أعطي من حرمني، وأن أعفو عمن ظلمني».
“Sesungguhnya Allah menyuruhku agar menyambung orang yang memutuskanku, memberi kepada orang yang menahanku, dan memaafkan terhadap orang yang mendzalimiku.”

Duhai, kiranya kita memperlakukan saudara seiman kita, sebagaimana Nabi Muhammad saw. memperlakukan orang-orang munafik, beliau memaafkan mereka, memintakan ampun terhadap mereka dan menyerahkan rahasia mereka kepada Allah swt.

Duhai, sekiranya kita memperlakukan anak-anak kita, sebagaimana Nabi Muhammad saw. memperlakukan pembantu dan pekerjanya. Ketika pembantu kecil Nabi Muhamamd saw. sedang sakit, beliau. membesuk dan duduk di dekat kepalanya seraya mengajak untuk masuk Islam. Pembantu kecil itu masuk Islam, maka Nabi Muhammad gembira seraya berkata, “Segala puji bagi Allah swt yang telah menyelamatkan dirinya dari api neraka.”

وقام رجل من اليهود يتقاضى الرسول صلى الله عليه وسلم ديْناً في المسجد أمام الناس، ورفع اليهودي صوته على الرسول وألحَّ بصخب وغضب والرسول يتبسّم ويترفَّق به، فلما طال الموقف صرخ اليهودي قائلاً: «أشهد أنك رسول الله؛ لأننا نقرأ في التوراة عنك أنك كلما أُغضبت ازددت حلماً».
“Seorang Yahudi menagih utang kepada Nabi Muhamamd saw. dengan marah-marah, kasar, dan tidak sopan di depan banyak orang. Nabi Muhammad saw. tersenyum dan menghadapinya dengan lembut. Tak disangka si Yahudi itu masuk Islam, mengucapkan syahadat, “Saya bersaksi bahwa Engkau utusan Allah.” Karena saya baca di Taurat tentang Engkau, yaitu ketika saya tambah marah, justeru Engkau tambah lembut menghadapiku.” Begitu pengakuan si Yahudi.

Duhai, kiranya kita memperlakukan kerabat kita, meskipun mereka berbuat buruk kepada kita, sebagaimana Nabi Muhammad saw. memperlakukan kerabat dan kaumnya. Karena kerabat dan kaum Nabi Muhamamd saw. menyakitinya, mengusirnya, mengejeknya, menolaknya, memeranginya. Namun, beliau tetap menghadapinya. Ketika beliau menaklukkan Makkah, posisi beliau sebagai pemenang, penentu kebijakan, namun beliau berdiri berpidato mengumumkan bahwa beliau memaafkan semuanya. Sejarah telah mencatat dan momentum telah menjadi saksi sabda beliau,

«عفا الله عنكم اذهبوا فأنتم الطلقاء»
”Allah telah mengampuni kalian, pergilah, kaliah bebas.”
Sewaktu Penduduk Thaif melempari Nabi Muhammad saw. sampai beliau berdarah-darah. Beliau menghapus darah segar yang mengalir dari tubuhnya sambil berdo’a,

«اللهم اغفر لقومي فإنهم لا يعلمون».
”Ya Allah, ampuni kaumku, karena mereka tidak mengetahui.”
Nabi Muhammad saw. pernah dicegat oleh seorang Arab badui di tengah jalan, beliau hanya berdiri lama berhadapan, dan tidak berpaling sampai orang badui itu berlalu dengan sendirinya.

Suatu hari Beliau ditanya oleh seorang nenek tua, beliau dengan tekun, hangat dan penuh perhatian menjawab pertanyaannya. Nabi Muhamamd saw. juga membawa seorang anak kecil yang berstatus hamba sahaya, beliau menggandeng tanganyya mengajak berjalan-jalan.

Nabi Muhammad saw. senantiasa menjaga kehormatan seseorang, memulyakan seseorang, melaksanakan hak-hak seseorang. Nabi Muhammad saw. tidak pernah mengumpat, menjelekkan, melaknat, menyakiti, dan tidak merendahkan seseorang. Nabi Muhammad saw. ketika hendak menasehati seseorang, beliau berkata, “Kenapa suatu kaum melaksanakan ini dan itu? Artinya, beliau tidak langsung menyalah orang tersebut. Beliau bersabda, “Mukmin itu tidak mencela, melaknat dan juga tidak keras perangainya.

Beliau juga bersabda,
«إن أحبكم إليّ وأقربكم مني مجالسَ يوم القيامة أحسنكم أخلاقا».
“Sesungguhnya yang paling saya cintai di antara kalian dan paling dekat tempat duduknya dengan saya kelak di hari Kiamat adalah yang paling baik akhlaknya di antara kalian.”
Nabi Muhamamd saw. merapikan sandalnya, menjahit bajunya, menyapu rumahnya, memeras susu kambingnya, mendahulukan sahabatnya soal makanan, beliau tidak suka dipuji.

Nabi Muhamamd saw. sangat peduli terhadap fakir miskin, beliau berdiri membela orang yang terdzalimi, beliau bertandang ke orang papa, menengok orang sakit, mengantarkan jenazah, mengusap kepala anak yatim, santun terhadap perempuan, memulyakan tamu, memberi makan yang lapar, bercanda dengan anak-anak, dan menyayangi binatang.

Suatu ketika para sahabat memberi saran kepada Nabi Muhammad saw, “Tidakkah Engkau membunuh gembong kejahatan, seorang pendosa dan otak munafik, yaitu Abdullah bin Ubai bin Salul? Beliau menjawab, “Tidak, karena manusia nanti mengira bahwa Muhammad telah membunuh sahabatnya.”

Boleh jadi kita telah membaca biografi orang-orang besar, tokoh terkenal, ilmuwan, reformis, mujaddid, namun ketika kita membaca sirah kehidupan Muhammad saw. seakan-akan kita tidak mengenal selain dirinya, kita tidak mengakui selain dirinya. Tokoh-tokoh itu rasaya kecil di mata kita, hilang dalam ingatan kita, pupus dalam pikiran kita, yang ada hanya kebesaran Nabi Muhammad saw.:

Bayang-bayang Engkau selalu menghampiriku setiap saat
Ketika aku berpikir, pikiranku tertuju kepadamu
Saya berteriak lantang
Zamanmu bak taman indah nan menghijau
Aku mencintaimu, cinta yang tidak bisa ditafsirkan
Sungguh, Engkau tidak akan pernah hilang dari ingatan kami. Engkau ada di hati kami. Engkau bersemayam dalam jiwa kami. Engkau terukir dalam benak kami. Engkau berada di pendengaran dan penglihatan kami. Engkau mengalir dalam aliran darah kami. Engkau berada di sendi-sendi setiap jasad kami. Engkau hidup dalam seluruh anggota badan kami. Yaitu dalam sunnahmu, petunjukmu, ajaran luhurmu, akhlakmu yang mulia.
Kami bela Engkau dengan jiwa kami. Kami bela Engkau dengan anak-anak dan keluarga kami semua.
Nyawa-nyawa kami sebagai tebusan atas jiwa Engkau.
Kehormatan kami, kami pertaruhkan untuk membela kehormatan Engkau.

أتسأل عن أعمارنا؟ أنت عمرنا *** وأنت لنا التأريخ أنت المحرِرُ
تذوب رموز الناس مهما تعاظموا *** وفي كل يوم أنت في القلب تكبرُ.
Apakah Engkau bertanya tentang umur kami? Engkaulah umur kami
Engkau bagi kami melegenda, karena Engkau seorang “Pembebas”
Luluh lebur ketokohan manusia, sehebat apapun
Karena setiap saat Engkau agung di hati kami
Shalawat dan salam atasmu ketika orang-orang yang berdzikir mengingatmu. Shalawat dan salam atasmu ketika orang yang lalai tidak pernah mengingatmu. Allahu a’lam

Oleh : Ulis Tofa, Lc dakwatuna.com | Klik http://facebook.com/SHOLAT.BERJAMAAH.DI.MASJID.YUK untuk bergabung dengan jamaah lainnya, atau di http://twitter.com/JamaahMasjid

Tidak dilarang mengcopy-paste isi tulisan dalam blog ini dengan mereferensikan URL: http://jamaahmasjid.blogspot.com. Jazakumullah khairan katsiraa telah membaca dan mereferensikan.

Download File2 Islami |Baca Artikel Lainnya

Berlangganan Artikel

Kamis, 18 Maret 2010

Bebaskan Gazaku


Gazaku
Dunia menatapmu dengan penuh luka
Dunia meratapimu dengan jerit tangis
Dunia merapatkan barisan mengutuk zionis laknatullah
Dunia membantumu dengan sesuap makan,seteguk minum,dan obat penawar lukamu
Biarlah Allah mencatatnya sebagai amal sholih mereka disisiNya

Gazaku
Tapi semua itu jauh dari kata cukup
Kami bisa berbuat lebih dari itu
Kami bisa mengirim tentara kami
Kami bisa mengirim senjata kami
Untuk membelamu dan mengusir zionis dari baitul maqdis
Tapi itu tak kami lakukan
Karena kami tak bisa berbuat banyak
Karena kami adalah rakyat biasa sama denganmu di Gaza

Gazaku
Selalu terbesit dalam benak kami
Selamanya telah tecatat dalam sejarah kelam dengan pembantaian umat islam dulu di bosnia,kosovo,kashmir,chechnya,ambon,poso,moro,pattani,iraq,palestine,afghanistan,libanon,sekarang engkau--gaza.Who's next???Until when do we have to see this eyesore???

Yaa Allah yaa Rabbana
Betapa kami menzalimi diri kami dan saudara-saudara kami
Dengan merasa 'cukup' mengirim bantuan kemanusiaan
Dengan merasa 'cukup' melakukan demonstrasi mengutuk kekejian zionis dan mengucapkan sumpah serapah atas mereka
Dengan merasa 'cukup' melakukan shalat ghaib dan mendoakan Qunut an nazilah bagi saudara kami
Dengan merasa 'bersyukur' hidup aman di negeri kami
Sedangkan saudara-saudara kami meregang nyawa oleh mortir dan tangan kotor zionis laknatullah
Dengan melemahkan semangat saudara kami yang lain yang ingin 'berjihad' membela saudara kami di gaza
Dengan menyatakan " 'doa' lebih dibutuhkan daripada 'jihad' ","jangan bertindak sembrono,emosional,setor nyawa,mati sia-sia dengan jadi relawan jihad karena medan sangat sulit,fasilitas musuh lebih hebat daripada fasilitas saudara kita hamas ataupun kita sendiri."
Dengan berspekulasi kata-kata ini dan itu
Dengan banyak berkomentar di sana sini tapi kami tak banyak berbuat
Kecuali dengan apa yang kami kira cukup padahal belum cukup
Sementara kami biarkan setiap waktu.detik,menit,jam,hari,miggu,bulan,bahkan mungkin tahun berlalu dengan melihat saudara kami meregang nyawa,membiarkan anak-anak mereka terlantar tanpa orang tua,
dan kami merasa cukup dengan mendoakan mereka

Yaa Allah yaa Rabbana
Diam kami atas penderitaan mereka adalah dosa besar kami
Sementara kami sudah sedang dan akan menanggung dosa-dosa kami sendiri
Kelak mereka akan mengemis keadilan yang belum pernah mereka rasakan selama hidup mereka di dunia di yaumil hisab
Dimana keadilanMu adalah segala-galanya bagi umat manusia
'mengapa mereka biarkan kami terluka dan terbunuh yaa Allah?'
'dimana mereka tatkala kami butuh mereka?'
'apa yang dilakukan para penguasa pada diri kami?'
'apa pembelaan mereka atas kami?dimana tentara-tentara kaum muslimin tatkala kami teraniaya dan terbantai?'
yaa Allah yaa rabbana
Pada hari itu,hari dimana kami menghadapMu,
Kami terdiam seribu bahasa
Tak berucap satu patah kata pun
Sebagaimana yang biasa kami lakukan didunia--banyak bicara
Mulut kami terkunci
Kecuali anggota tubuh kami yang berbicara
atas keluh kesah saudara kami

yaa Allah,
inilah doaku untuk saudara-saudaraku;
"Yaa Allah,himpunkanlah mereka dalam surga firdausMu yang hanya diperuntukkan bagi para nabi dan syuhada
hidupkanlah mereka dengan kehidupan kekal di surga firdaus,sebaik-baik tempat kembali umat manusia di akhirat"

inilah doaku untuk musuh-musuhMu;
"Yaa Allah,lemparkanlah mereka ke dalam neraka jahannam
hidupkan mereka dengan kehidupan kekal yang hina di dalamnya, seburuk-buruk tempat kembali umat manusia di akhirat"

inilah doaku untuk para penguasa zalim dan khianat;
"Yaa Allah, balaskan apa yang mereka lakukan pada saudara-saudara kami, balaskan kezaliman dan pengkhianatan dengan sikap diam dan bisu mereka atas penderitaan saudara kami,rasakanlah atas mereka azhab Mu karena abaikan urusan rakyat mereka dunia akhirat"
yaa Allah..dan gantikanlah mereka segera di dunia ini dengan datangnya pemimpin yang adil
Rasakanlah atas rakyat dunia keadilan seorang pemimpin yang agung di dunia ini sebelum mereka menikmati keadilanMu yang sesungguhnya di akhirat

Amiin yaa rabbal alamiin... (http://jamaahmasjid.blogspot.com)

Klik http://facebook.com/SHOLAT.BERJAMAAH.DI.MASJID.YUK untuk bergabung dengan jamaah lainnya, atau di http://twitter.com/JamaahMasjid

Tidak dilarang mengcopy-paste isi tulisan dalam blog ini dengan mereferensikan URL: http://jamaahmasjid.blogspot.com. Jazakumullah khairan katsiraa telah membaca dan mereferensikan.

Download File2 Islami |Baca Artikel Lainnya

Berlangganan Artikel